Peran dan Fungsi Lembaga Pengelola Wakaf Produktif

Posted by

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak sekali aset wakaf. Dengan jumlah yang tidak sedikit ini, Indonesia memberikan peluang yang cukup besar untuk investasi wakaf. Sehingga tak sedikit lembaga pengelola wakaf produktif yang didirikan di Indonesia. Di Indonesia, tercatat sedikitnya 430.000 lokasi tanah wakaf menurut Kementerian Agama. Melihat keadaan tersebut, Indonesia memiliki tanah wakaf yang cukup luas dan banyak. Namun, pengelolaan aset wakaf yang belum tertata dengan baik sehingga membuat keuntungan dari aset tersebut tidak banyak bahkan tidak mendatangkan keuntungan karena dijadikan sebagai fasilitas sosial. Nah, di sinilah peran lembaga pengelolaan zakat harus lebih ditekankan lagi tugas dan fungsinya.

Kata wakaf berasal dari kata Waqafa yang artinya diam atau menahan. Secara umum, wakaf merupakan suatu kegiatan menyerahkan sebagian hartanya baik berupa uang maupun benda lainnya untuk dimanfaatkan dengan jangka waktu tertentu guna memenuhi kepentingan atau keperluan umum. Kepentingan ini bisa dikategorikan sebagai keperluan ibadah maupun kepentingan kesejahteraan umum. Wakaf dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, salah satunya yaitu wakaf produktif. Wakaf produktif merupakan wakaf yang digunakan untuk berbagai macam kegiatan produksi. Hasil dari wakaf ini disalurkan untuk berbagai macam tujuan. Sedangkan lembaga pengelola wakaf produktif merupakan badan atau kepengurusan yang menangani pengelolaan wakaf.

Lembaga pengelola wakaf produktif memiliki fungsi dan tugas untuk mengelola wakaf. Tugas dan wewenang lembaga pengelola wakaf dalam mengelola harta benda yang diwakafkan yaitu menjaga, memelihara, serta mengembangkan wakaf. Selain itu, lembaga ini juga memiliki tugas untuk mendistribusikan hasil wakaf kepada orang-orang yang membutuhkan. Wakaf menjadi salah satu ibadah yang masuk kedalam kategori Tabarru’ yang berarti bahwa pemberian yang sifatnya sunah. Sehingga, pengelola wakaf harus melaksanakan dengan baik. Karena adanya lembaga pengelola wakaf bertugas untuk melestarikan manfaat wakaf sehingga hasilnya dapat diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Maka dari itu, lembaga pengelola harus menemukan peluang sehingga dapat meraup keuntungan yang cukup banyak dari aset wakaf untuk bisa dibagikan.

Contohnya saja, terdapat tanah wakaf yang cukup kecil dengan letak yang kurang strategis sehingga kurang menguntungkan. Pada kondisi tersebut, lembaga pengelola wakaf sangatlah penting. Karena lembaga pengelola wakaf juga berperan andil untuk mencari jalan keluar sehingga mendapatkan peluang untuk meraup keuntungan dari aset wakaf tersebut. Dengan keuntungan yang cukup banyak, maka hasil aset wakaf yang akan dibagikan juga akan lebih banyak pula. Sehingga lembaga pengelola wakaf produktif harus melaksanakan tugasnya sehingga aset wakaf yang kurang produktif menjadi lebih produktif dan menghasilkan keuntungan yang cukup banyak. Tugas dan fungsi lembaga pengelola wakaf sangatlah penting guna memberdayakan masyarakat umum sehingga masyarakat Indonesia menjadi lebih berdaya dan lebih sejahtera dengan adanya pengelolaan wakaf yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *