Penyebab Somalia Kelaparan

Posted by

Dunia sudah berubah menjadi semakin tua. Hal ini ditandai dengan banyaknya tragedi yang terjadi di seluruh belahan dunia. Salah satunya di Somalia. Ada sebuah tragedi kemanusiaan yang kembali menyerang Somalia yaitu kelaparan. Somalia yang dilanda bencana kelaparan adalah oposisi biner dari negara-negara di belahan dunia lain yang beberapa tahun terakhir mengalami kemajuan dalam bidang sumber daya.

Sebenarnya Somalia kelaparan bukanlah topik yang baru dalam dunia kemanusiaan. Salah satu negara termiskin di benua Afrika ini sudah terkena bencana kelaparan sejak puluhan tahun yang lalu. Akan tetapi, bencana kelaparan di Somalia mulai mendapat sorotan dari seluruh belahan dunia sejak tahun 2011. Pada tahun 2011 Somalia terkena bencana kelaparan secara masif yang menyebabkan populasi manusia di Somalia berkurang hingga 260.000 jiwa.

Somalia kelaparan semakin parah pada tahun 2017. Pada bulan Februari, pemerintah Somalia telah mengumumkan kepada dunia bahwa Somalia dilanda bencana kelaparan yang parah sepanjang sejarah. Pemerintah Somalia berharap uluran tangan dari negara-negara lain untuk memberikan bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, dan tenaga medis. Ada beberapa faktor yang menyebabkan Somalia bisa terserang bencana kelaparan. Salah satu faktor yang menyebabkan kelaparan di Somalia adalah adanya peperangan antara pihak Somalia dengan pasukan militan Al-Shabaab.

Selain itu, faktor alam mempengaruhi Somalia kelaparan. Diketahui Somalia memiliki curah hujan yang sangat rendah. Alhasil, volume sungai Shabelle yang merupakan sumber bagi kehidupan di Somalia berkurang secara drastis. Pada pertengahan Januari, volume sungai Shabelle telah menyusut hingga 60% dari volume sungai pada tahun sebelumnya. Berkurangnya volume sungai Shabelle menyebabkan lahan pertanian mengalami kekeringan sehingga masyarakat Somalia mengalami kekurangan pangan. Hewan-hewan ternak turut menjadi korban dari kekeringan yang melanda Somalia. Di wilayah Somalia yang terkena kelaparan pasti ditemukan banyak bangkai hewan ternak seperti kambing, keledai, dan sapi yang mati karena kelaparan. Hewan ternak yang masih hidup keadaannya tidak kalah mengenaskan. Mereka hidup dalam keadaan kurus kering. Seolah-olah menanti kematian menghampiri mereka.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lahan pertanian di Somalia mengalami kegagalan panen karena kurangnya pengairan. Kalaupun ada lahan pertanian yang berhasil panen, kualitasnya pasti di bawah rata-rata. Kegagalan panen membuat persediaan makan di Somalia semakin menipis. Tidak pelak harga bahan pangan di pasar mengalami lonjakan secara drastis. Harga bahan makanan pokok seperti sereal dan gandum telah naik hingga 80% dari harga semula. Kekurangan bahan pangan menyebabkan lebih dari 360.000 anak-anak di Somalia mengalami kekurangan gizi. Bangsal-bangsal rumah sakit di seluruh Somalia telah dipenuhi oleh pasien-pasien yang menderita malnutrisi dan kolera. Somalia kelaparan pada tahun 2017 diprediksi akan lebih besar dari kelaparan pada tahun 2011 jika tidak ada uluran tangan dari para dermawan di seluruh dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *