Mengintip Keuntungan Investasi Wakaf

Posted by

Investasi merupakan suatu penanaman modal yang selalu berhubungan dengan keuangan serta urusan ekonomi. Saat Anda mendengar istilah investasi, Anda tentu akan membayangkan investasi emas, investasi properti, hingga investasi lainnya. Ternyata, investasi tidak hanya berupa hal-hal yang berkaitan dengan emas maupun properti saja. Saat ini terdapat investasi wakaf yang cukup berbeda dengan investasi pada umumnya. Umumnya, investasi dilakukan di sektor pemerintahan maupun sektor swasta. Namun, pada investasi ini dilakukan pada pihak ketiga yaitu lebih fokus kepada meraup keuntungan bagi penanam modal yang didasarkan pada kebaikan serta unsur kerja sama.

Investasi wakaf bukanlah suatu hal yang baru lagi saat ini. Jenis investasi ini menjadi salah satu upaya untuk mendongkrak ekonomi serta nilai sosial. Investasi ini memiliki keuntungan atau manfaat diantaranya berikut ini:

– Mengembangkan manfaat aset wakaf
– Mendayagunakan aset wakaf
– Memberikan nilai tambah secara ekonomi
– Meningkatkan keuntungan berupa nilai sosial dari aset wakaf

Investasi ini cukup menguntungkan terutama untuk lembaga pengelola wakaf produktif. Dalam menjalankan tugasnya, lembaga pengelola wakaf bertugas untuk mengembangkan dan meningkatkan aset wakaf sehingga aset tersebut menjadi lebih produktif. Aset wakaf yang produktif dapat memberikan hasil wakaf yang cukup banyak sehingga dapat didistribusikan kepada target wakaf secara benar. Kegiatan investasi ini juga cukup menguntungkan dengan menggunakan basis target market dan risk acceptance. Sehingga kegiatan ini dapat dijalankan menggunakan dana dari wakaf yang telah terhimpun. Selain itu investasi dalam bentuk wakaf juga dapat dilakukan dengan cara kerja sama investasi yang memiliki sifat komersial dengan menerapkan berbagai macam pola. Pola yang dapat diterapkan yaitu musyarakah, ijaroh, serta pola yang berbasis syariah.

Investasi wakaf dapat pula dikatakan sebagai kerja sama ekonomi karena terdapat modal yang akan dikembangkan sehingga keuntungan yang didapatkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan umat. Dengan melakukan investasi ini, keuntungan yang didapatkan mencapai 90%. Hasil keuntungan inilah yang akan dibagikan kepada para penerima wakaf. Sedangkan keuntungan sisanya yaitu 10% dibagikan kepada pengelola wakaf. Pembagian keuntungan tersebut telah diatur di Undang-Undang pada pasal 12 No. 41 pada tahun 2004.

Investasi seperti ini ternyata tidak hanya banyak dilakukan di Indonesia saja, tetapi di beberapa negara dengan mayoritas umat Islam cukup banyak. Misalnya di Arab Saudi, Malaysia, hingga Singapura telah menjadi negara yang telah melakukan investasi jenis ini. Di Indonesia dengan jumlah umat Islam yang cukup banyak memiliki peluang melakukan investasi wakaf cukup besar. Manfaat yang bisa didapatkan dari investasi ini juga cukup banyak. Salah satunya yaitu dapat membantu mengentaskan masalah di Indonesia terutama masalah ekonomi dan masalah akan kemiskinan hingga kelaparan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *